Delapan negara yang akan mengirimkan penyairnya ke Aceh nanti yaitu, Republik Iran, Korea Selatan, Meksiko, Jepang, Thailand, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia.
Dalam kegiatan itu, akan digelar sejumlah acara seperti seminar internasional, peluncuran buku antologi puisi tunggal karya para peserta Temu Penyair, bedah buku, apresiasi dan ekspresi karya, City Tour bagi peserta. Serta melakukan ziarah budaya ke Banda Aceh dan Aceh Besar.
Kepala Disbudpar Aceh, Drs Reza Fahlevi M.Si dalam rilisnya kepada Serambi Minggu (12/6) mengatakan, temu penyair internasional itu akan dijadikan ajang silaturahmi oleh penyair dari delapan negara. Dalam kegiatan itu, mereka akan hadir ke Aceh untuk merekam suasana perdamaian di Aceh, situs kebudayaan, jejak Tsunami, dan keindahan alam.
Koordinator kegiatan, Helmi Hass mengatakan, temu penyair itu sudah dipersiapkan sejak awal April 2016.
“Untuk peserta dari luar negari sudah kami finalkan kehadirannya, kini hanya tinggal mengundang peserta dari Aceh. Karena dananya sangat terbatas, mungkin pesertanya nanti hanya antara 80 sampai 100 orang saja” sebut Direktur Eksekutif Lapena tersebut.
Redaksi:
infobireuen.com
Email Redaksi: infobireuencom@gmail.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
0812-6965-634
5C9F51E7
Email Redaksi: infobireuencom@gmail.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
0812-6965-634
5C9F51E7
